August 19, 2011

verily...

Masa, masa, masa, yang membatasi

kian melewati hari

tanpa isyarat diberi

pergi meninggalkan diri


Dan aku masih disini

masih leka diri

tak mahu berdiri, pergi mencari diri

tak punya berani, harungi onak duri

demi mengenal cinta Ilahi

cinta sejati, cinta hakiki


Saat mereka sudah berdiri

jua ada yang kental berlari

berjuang, beramal mengharap redha Ilahi

aku disini masih bermimpi

dengan angan-angan sendiri

hanya mahu memuas hati

dengan penantian yang tak pasti

punya hala, atau memakan diri.


Indah dunia yang aku kejari

seakan bisa membantu diri

tuk jadi pendamping diri

hadapi Yang Esa di sana nanti


Bukan tak pernah ingatan diberi

bukan tak pernah terbuka hati

sedang ku jua mengakui

'bersendiri' itu melemah nafsi

namun jiwa terus meragui

apa benar janji Ilahi?

andai denganNya aku 'berjual-beli'

sesudah 'janji' itu terpateri

apakah itu sebaik baik resolusi


Hidup didunia cuma sekali

tiada ganti

tiada ulangi


Sedang akhirat itu pasti

jua kekal abadi

sampai masa ku diadili

tika itu aku benar sendiri

tiada tempat untuk ku berlari

tiada 'dunia' pembenteng diri

mulut dan lidah kelak dikunci

tangan dan kaki menjadi saksi

disoal segala amanah diberi

tiada terlepas walau seinci

masa mudaku, ke mana ku kerahi

ditanya apa sumbangan diberi

demi kebangkitan agama nan suci


apa jawapan buat Yang Mengetahui?

apa rayuan penyelamat diri?


"Tuhan, beriku peluang sekali lagi"

"takkan ku sia detik mudaku lagi"

"kini ku sedari, kini ku insafi. Tolong ampuni aku hambaMu ini"


"Telah ingatan diberi berkali

Telah dibuka petunjuk di hati

Meski rapuhnya jiwa dan hati

Seringkali raga bertarik tali

namun Dia sentiasa mengampuni

kerna Dia Maha Mengasihani

namun semuanya kau pandang sepi

dan kini

segalanya sudah melewati

tiada lagi belas buat yang mengingkari

hanya pembalasan untuk kau hadapi"


Allahu.. betapa ruginya diri ini

betapa rapuh iman dihati

kerna meragui janji Ilahi

andaiku tahu penyudahku begini

demi akhirat yang hakiki,

dan Tuhan yang Mengasihi

di dunia ini

dengan sesungguh jiwa ku bajai budi.


Aku yakin, dan aku pasti.

husnul khatimah buat yang tepati janji

kerna disitu, adanya redha Ilahi


tetapkanlah aku di jalan ini

wahai Tuhan Yang Membolak-balik hati

Allahu Rabbi.







-patenjihah'11-

4 comments:

.::annemishi::. said...

:') allahumma amiin.

Anonymous said...

amin amin amin..

najibah said...

ameen.. :')

patenjihah said...

anne,najibah,anon(ni malas sign in ke apa?):D :

saling mendoakan ya :')

August 19, 2011

verily...

Masa, masa, masa, yang membatasi

kian melewati hari

tanpa isyarat diberi

pergi meninggalkan diri


Dan aku masih disini

masih leka diri

tak mahu berdiri, pergi mencari diri

tak punya berani, harungi onak duri

demi mengenal cinta Ilahi

cinta sejati, cinta hakiki


Saat mereka sudah berdiri

jua ada yang kental berlari

berjuang, beramal mengharap redha Ilahi

aku disini masih bermimpi

dengan angan-angan sendiri

hanya mahu memuas hati

dengan penantian yang tak pasti

punya hala, atau memakan diri.


Indah dunia yang aku kejari

seakan bisa membantu diri

tuk jadi pendamping diri

hadapi Yang Esa di sana nanti


Bukan tak pernah ingatan diberi

bukan tak pernah terbuka hati

sedang ku jua mengakui

'bersendiri' itu melemah nafsi

namun jiwa terus meragui

apa benar janji Ilahi?

andai denganNya aku 'berjual-beli'

sesudah 'janji' itu terpateri

apakah itu sebaik baik resolusi


Hidup didunia cuma sekali

tiada ganti

tiada ulangi


Sedang akhirat itu pasti

jua kekal abadi

sampai masa ku diadili

tika itu aku benar sendiri

tiada tempat untuk ku berlari

tiada 'dunia' pembenteng diri

mulut dan lidah kelak dikunci

tangan dan kaki menjadi saksi

disoal segala amanah diberi

tiada terlepas walau seinci

masa mudaku, ke mana ku kerahi

ditanya apa sumbangan diberi

demi kebangkitan agama nan suci


apa jawapan buat Yang Mengetahui?

apa rayuan penyelamat diri?


"Tuhan, beriku peluang sekali lagi"

"takkan ku sia detik mudaku lagi"

"kini ku sedari, kini ku insafi. Tolong ampuni aku hambaMu ini"


"Telah ingatan diberi berkali

Telah dibuka petunjuk di hati

Meski rapuhnya jiwa dan hati

Seringkali raga bertarik tali

namun Dia sentiasa mengampuni

kerna Dia Maha Mengasihani

namun semuanya kau pandang sepi

dan kini

segalanya sudah melewati

tiada lagi belas buat yang mengingkari

hanya pembalasan untuk kau hadapi"


Allahu.. betapa ruginya diri ini

betapa rapuh iman dihati

kerna meragui janji Ilahi

andaiku tahu penyudahku begini

demi akhirat yang hakiki,

dan Tuhan yang Mengasihi

di dunia ini

dengan sesungguh jiwa ku bajai budi.


Aku yakin, dan aku pasti.

husnul khatimah buat yang tepati janji

kerna disitu, adanya redha Ilahi


tetapkanlah aku di jalan ini

wahai Tuhan Yang Membolak-balik hati

Allahu Rabbi.







-patenjihah'11-

4 comments:

.::annemishi::. said...

:') allahumma amiin.

Anonymous said...

amin amin amin..

najibah said...

ameen.. :')

patenjihah said...

anne,najibah,anon(ni malas sign in ke apa?):D :

saling mendoakan ya :')